9 Tahap selanjutnya adalah memberikan efek banyangan/shadow pada gambar. Aktif di Layer "Model" lalu tekan pada keyboard "Ctrl" lalu klik pada kolom Layer hingga membuat seleksi pada gambar, kemudian warnai gambar hingga menjadi hitam. TUTORIAL Langkah Pertama. Siapkan Gambar seperti ini bisa di cari di google Images. kita akan mengambil line dari gambar di atas. Langkah Kedua. Open Illustrator / AI. Open gambar tersebut hingga seperti ini. Langkah Ketiga. Klik bagian atas Images Trace lalu default tunggu hingga progress selesai. 4 Perbesar ukuran gambar pada lembar kerja dengan menarik gambar dari salah satu sudut. Jangan lupa, tekan tombol shift pada keyboard agar gambar yang diperbesar tidak benyek. 6. Gunakan pen tool untuk membuat pola (seperti men-tracing) pada gambar yang akan dijadikan siluet 7. Geser gambar asli. Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng. Cara Tracing Gambar dengan Cepat Di Adobe Illustrator. Well, barangkali karna waktu yang terkadang terlalu sedikit. Atau karna memang sebenarnya tidak pernah memiliki banyak waktu. Seorang desainer grafis akan selalu dituntut untuk bersinggungan dengan waktu. Konsep waktu sendiri bagi sebagian besar seorang desainer grafis adalah kunci untuk mendapatkan atau bahkan menciptakan sebuah ide. Cara Tracing Gambar dengan Cepat Di Adobe Illustrator Keterbatasan waktu bagi seorang desainer grafis bisa jadi adalah musuh terbesar mereka, mana kala deadline sudah didepan mata. Berikut ini adalah salah satu teknik memanfaatkan waktu yang sedikit itu untuk paling tidak mendapatkan konsep desain paling sederhana dengan sebuah gambar. Yaitu Cara Tracing Gambar dengan Cepat Di Adobe Illustrator. Tracing gambar di Adobe Illustrator sendiri memiliki pengertian yaitu merubah objek dalam bentuk pixel menjadi format vector. Berikut adalah tutorial selengkapnya. Pertama-tama adalah tentu dengan mempersiapkan gambar apapun yang ingin dirubah kedalam format vector. Selanjutnya adalah dengan membuka dan menjalankan aplikasi pengolah gambar Adobe Illustrator. Buat sebuah Artboart baru dengan cara mengklik menu File > New atau dengan menekan shortcut CTRL + N dikeyboard. Berikutnya pada pop up yang muncul setelahnya, buat ukuran artboard tersebut menjadi A4. Jika sudah silahkan teman-teman tekan OK. Silahkan teman-teman buka gambar apapun yang ingin diubah kedalam bentuk vector tersebut dengan cara mengklik menu File > Place atau dengan menekan Shortcut CTRL + SHIT + P dikeyboard. Pada pop up, silahkan teman-teman cari dan pilih gambar yang sudah dipersiapkan tadi, jika sudah silahkan teman-teman tekan “Place”. Klik sekali pada Artboard, maka secara otomatis gambar tersebut akan terbuka di Artboard tersebut. Selanjutnya untuk Mentracing Gambar dengan Cepat Di Adobe Illustrator, silahkan teman-teman seleksi gambar tersebut. Lalu pada panel properties klik High Fidelity Photo.. Jika sudah silahkan teman-teman klik Image Trace. Biasanya anda akan diminta untuk menuggu beberapa saat, jika sudah silahkan teman-teman klik expand. Cara Tracing Gambar dengan Cepat Di Adobe Illustrator. Dan voila, gambar teman-teman sudah berhasil dirubah kedalam bentuk vector. Langkah pembuatan trace pada foto Langkah 1 Bukalah sebuah foto dengan Photoshop. Pada contoh tutorial ini, saya menggunakan foto Mas Wasidi aka Si Kecil. Langkah 2 Karena kondisi foto ini terlalu gelap, maka agar lebih nampak perbedaan antara daerah gelap dan terangnya, maka saya atur dulu pewarnaannya menggunakan Image > Adjustment > Shadow Highlights. Kalau di Photoshop yang anda gunakan tidak ada menu Shadow&Highlight berarti photoshop anda versi lama. Tidak perlu kuatir, karena langkah ini bukan langkah pokok. Bisa digantikan dengan langkah lainnya, coba dipahami maksud dari langkah ke-2 ini. Seandainya tidak dilakukan langkah ke-2 pun, juga tidak apa-apa. Langkah 3 Duplikat layer background ini, agar kita mempunyai cadangan foto yang aslinya. Untuk jaga-jaga, siapa tahu nanti membutuhkan gambar aslinya. Dan memang akhirnya kita juga butuh foto aslinya, untuk membuat bentuk-bentuk yang agak rumit, misalnya mata dan bibir. Cara untuk menduplikat ini bisa dengan Ctrl + J, atau dengan menarik nama layer ke arah icon Create New Layer. Langkah 4 Pilih menu Image > Adjustment > Posterize. Isikan nilai yang kecil. Misalnya 4. Tujuan langkah ini adalah untuk mengurangi jumlah warna yang digunakan. Langkah 5 Duplikat lagi layer foto yang sudah diposterize ini. Ubah blending option menjadi Darken. Pilih menu Filter > Blur > Gaussian Blur. Atur nilai Radius secukupnya, sambil melihat gambar aslinya jangan melihat gambar preview pada kotak dialog Gaussian Blur. Tujuan langkah ini adalah untuk membuat agar muncul perbatasan yang lebih tegas pada tiap warna yang ada. Langkah 6 Sekarang kita mulai langkah pembuatan layer untuk melakukan trace. Buatlah sebuah layer baru, dengan cara melakukan klik pada icon Create a new layer di gambar dibawah ini saya tandai dengan lingkaran merah . Kemudian ubahlah nilai opacity pada layer ini hingga 0% saya tandai dengan lingkaran biru. Langkah 7 Pilih Pen tools pada tool box photoshop lingkaran merah pada gambar tutorial photoshop di bawah ini. Kemudian lakukan pengaturan pada option bar. Pilihlah icon Shape layers gambar lingkaran biru. Klik icon segitiga geometri option gambar lingkaran hijau, kemudian beri tanda cek pada pilihan Rubber Band. Di sebelah kanan dari pengaturan tersebut, terdapat beberapa icon lagi gambar lingkaran ungu. Tentunya sudah Anda pelajari pada tutorial photoshop sebelum ini. Jika belum, silahkan dibaca dulu pada Cara Pembuatan Shape. Sedangkan tentang penggunaan pen tool bisa dibaca pada Tutorial Photoshop yang judulnya Membuat Seleksi Dengan Path. Langkah 8 Buatlah bentuk shape menggunakan Pen tool. Buatlah mengikuti bentuk wajah pada foto. Buatlah garis path ini melingkar hingga menyambung dari titik awal sampai akhir, sehingga terjadi sebuah bentuk bangun. Langkah 9 Ulangi langkah ke-6 dan ke-7, namun kali ini buatlah bentuk shape pada area warna yang lain. Setiap bentuk shape dibuat pada sebuah layer baru. Jumlah bentuk shape yang dibuat kita batasi antara 2 sampai 4 warna saja. Langkah 10 Ubahlah nilai opacity pada layer-layer shape yang sudah kita buat tadi. Opacity kita buat hingga 100%. Sehingga nampak foto tertutupi oleh warna-warna. Untuk mengubah warna pada setiap layer shape, lakukan dengan cara melakukan klik 2 kali pada thumbnail layer-nya. Kemudian pilih salah satu warna. Sebagai panduan dalam memilih warna-warna kulit, berikut ini saya sertakan beberapa warna yang bisa Anda gunakan. Silahkan disave gambar contoh warna kulit ini. Walaupun tidak saya sertakan kode warnanya, tentunya Anda bisa menentukan sendiri dengan Eyedropper tool. Ubahlah setiap warna pada semua bagian wajah tersebut. Saat membuat bentuk shape pada area warna yang lain, jika ada layer yang menutupi sehingga kita kesulitan untuk menentukan bentuk shape, maka untuk sementara icon mata pada layer yang menutupi bisa dimatikan dulu atau di kurangi dulu opacity-nya. Kemudian ulangilah lagi membuat bentuk shape pada semua bagian tubuh, hingga keseluruhan foto tertutup oleh bentuk-bentuk shape. Pada bagian mata dan bibir, karena bagian ini termasuk bagian pokok dalam mengenali wajah seseorang, kita perlu mematikan dulu beberapa icon mata pada palet layer. Sehingga kita bisa membuat trace dengan melihat bentuk aslinya yang belum ter-posterize. Untuk bagian jenggot, saya menggunakan Brush tool berukuran kecil yang disapukan pada gambar dengan pengaturan Brush preset Scattering. Langkah 11 Untuk membuat latar belakang pada foto, buatlah sebuah layer baru yang diletakkan pada urutan sebelah bawah dari bentuk-bentuk shape tersebut. Layer baru ini bisa diisi warna sesuka Anda, dengan memilih menu Edit > Fill. Warna tidak harus putih, Anda bisa juga menggunakan warna-warna lain, misalnya dengan Gradient Tools seperti berikut ini. Jika semua gambar akan dijadikan satu, bisa dilakukan dengan memilih menu Layer > Flatten Image. Selamat mencoba tutorial membuat kartun dengan Photoshop ini. sumber

cara tracing gambar di photoshop